Selasa, Mei 15, 2018

Museum Macan & Yayoi Kusama Exhibition : Life Is The Heart Of A Rainbow

Dear para pembaca blog,

Kemarin tepatnya tanggal 13 Mei 2018, hari kedua setelah pembukaan museum untuk publik, aku meluangkan waktu setengah hari untuk mengunjungi Museum Macan di daerah Kedoya. Dari awal tahu kabar Museum Macan akan kolaborasi dengan Ms. Yayoi Kusama, aku udah antusias banget nungguin. Ms. Yayoi ini terkenal dengan karya seninya yang berupa polkadot, jaring & labu. Penasaran sama karya yang akan dibawa karena sebelumnya sudah pernah lihat di Singapura. Rasa penasaran makin jadi waktu pembukaan pameran Ms. Yayoi Kusama di Museum Macan yang hanya dihadiri oleh undangan untuk public figure. Lihat foto-foto public figure yang diundang saja sudah keren, bagaimana kalau lihat karyanya langsung. Akhirnya, hari kedua bisa lihat langsung karya Ms. Yayoi Kusama di Museum Macan.





Aku beli tiket hari Sabtu paginya. Beli tiket online di websitenya karena tahu pasti akan rame banget & pada antusias banget yang dateng. Aku pesen tiket untuk kedatangan di museum jam 10 pagi demi melihat karya Ms. Yayoi Kusama. Sengaja beli yang pagi untuk menghindari kepadatan pas antri maupun di dalam museumnya karena karya Ms. Yayoi ini bener-bener baru pertama kali ada di Indonesia.

Minggu pagi, aku naik ojek ke museum karena jarak rumah ke museum dekat. Sesampainya di Museum Macan, kira-kira jam 9.50, antrian di 1 lantai sebelum batas masuk masih wajar, tepatnya di lantai 2, tempat dimana beli tiket on the spot & orang yang antri buat naik ke lantai M / lantai karya Ms. Yayoi dipamerkan. Antrian tiket pun belum penuh karena tiket yang dijual on the spot hanya untuk tiket masuk jam 12. Jam 10.00 belum bisa masuk juga, staff Museum Macan menginformasikan ada kepadatan di dalam Museum jadi masuknya harus bergantian. Jadi ya waktu nunggu buat ke atasnya agak lama, kira-kira 15 menit. Oya di lantai ini ada 3 booth buat hilangin bosen dengan lihat-lihat / belanja. 3 booth itu booth Cimory, booth Maybelline & booth Minute Maid Pulpy Orange dengan dekor yang instagramable buat foto-foto.






Saat sudah naik ke atas / di lantai M, aku pikir sudah langsung masuk, eh ga tahunya, pengunjung disuruh antri lagi. nah disini antriannya mengular. Ga cuma antri sih, pengunjung yang bawa tas besar juga disuruh nitipin tasnya, tas yang boleh dibawa hanya sebesar ukuran clutch, pengunjung juga dikasih buku panduan selama di Museum Macan + info tentang Ms. Yayoi.







Aku antri di lantai M lebih lama karena staff Museum Macan harus cek satu-satu apakah pengunjung sudah ada tiketnya atau belum & masukin barcode tiketnya. Yang dateng kebanyakan ibu-ibu muda & remaja, tapi tenyata banyak juga bule yang antusias dateng, bahkan mereka saling ngobrol tentang karyanya Ms. Yayoi (kebetulan depanku pas antrian kemarin rombongan bule wanita).




Di lantai M, tempat masuk lihat karyanya ini, pengunjung sudah dimanjakan dengan karya Ms. Yayoi berupa 1 bunga besar warna warni bermotif polkadot, Great Gigantic Pumpkin / labu kuning polkadot berukuran besar (biaasanya labu ini ada di Gandaria City, biasanya di Gandaria City labu ini dicuekin, eh begitu dipindah ke museum jd banyak yg foto sama labu ini) & perjalanan Ms. Yayoi di dinding sebelah bunga tersebut. Tak hanya itu, ruangan khusus anak yang bernama Floating Garden. Floating Garden ini masih sama kayak dulu sebelum museum di renovasi, dindingnya dihiasi polkadot warna-warni yang bagus buat foto & bikin anak kecil betah. Di Floating Garden ini ada kegiatan yang bisa dilakukan anak-anak, kegiatannya berupa menggambar & mewarnai. Pas aku kesana, banyak anak kecil yang antusias ikut kegiatannya.





20 menit berlalu, tiketku akhirnya discan & diperbolehkan masuk. Begitu masuk ruangan pertama bernama Dots Obsession, pengunjung langsung disambut dengan karya seni bunga warna warni bermotif polkadot dalam pot, penjelasan singkat tentang karya-karya Ms. Yayoi yang ditampilkan di Museum Macan, lalu karya seni berupa 3 labu kuning polkadot berukuran besar & beberapa bola kuning polkadot yg digantung di langit-langit museum. Polkadot & labu merupakan kesukaan Ms. Yayoi. Bola kecil dekat pintu masuk ada kotak intip yang berisi infinity room bola kuning polkadot kecil-kecil (ukuran tempat melihatnya setinggi anak sekolah), lubang hitam berbayang & kotak-kotak berwarna kuning, pengunjung bisa mengamati isinya melalui kaca . Bola sedang tidak ada isinya. Bola besar  terbelah karena didalamnya ada ruangan yang berwarna kuning dengan full bola polkadot hitam. Sayangnya, aku ga ambil foto di ruangan dalam bola besar itu, antriannya panjang banget, padahal foto lainnya bisa diambil.










Ruangan kedua bernama Narcissus Garden. Disini pengunjung bisa melihat banyak bola-bola besi ukuran sama yg disebar & ditata rapi dengan lukisan orang telentang diantara bola-bola besi itu di di dinding untuk background.






Ruangan ketiga bernama Early Works. Di ruangan ini hanya terdapat beberapa lukisan warna-warni Ms. Yayoi dengan gambar cerminan halusinasi Ms. Yayoi dimana waktu pembuatan masih jaman Perang Dunia.





Ruangan keempat bernama Infinity Nets. Di ruangan ini hanya terdapat beberapa lukisan warna-warni Ms. Yayoi dengan gambar jaring-jaring cerminan pengalaman pribadi Ms. Yayoi khususnya gelombang Samudera Pasifik dari jendela pesawat.





Ruangan kelima bernama Experiment in Japan. Di ruangan ini terdapat karya seni berupa jamur yang mempunyai mirip tentakel warna kuning dengan polkadot hitam, karya seni yang bermacam bentuk mirip embrio makhluk berwarna putih bersih dengan polkadot diluar namun masih 1 kotak & yang terakhir 1 ruangan kecil berdekorasi full kuning dengan polkadot hitam. Nah di dalam 1 ruangan kecil ini ada kaca besar berbentuk kotak yang bisa dipakai untuk selfie. Ga cuma itu, di dalam kaca besar ada kotak intip. Dari kotak intip, kita bisa melihat infinity room berisi kotak-kotak kaca yang atas + bawahnya ada banyak bola-bola kuning bermotif polkadot hitam (yang bisa melihat hanya orang dewasa karena ukuran tempat melihatnya tinggi). Pengunjung hanya boleh berfoto didalam ruangan kecil ini selama 3 menit.











Ruangan keenam bernama Love Forever. Di ruangan ini terdapat beberapa lukisan berbagai macam bentuk dengan warna monokrom / hitam putih & kaca besar berbentuk kotak ada kotak intip. Dari kotak intip, kita bisa melihat infinity room bernama I Want To Love On A Festival Night yang berisi bulat-bulat lampu warna-warni yang warna lampunya berubah-ubah & membuat berbagai bentuk. Kotak intipnya bisa diliat oleh semua orang karena ada 3 kotak intip dengan ketinggian yang berbeda.








Ruangan keenam bernama My Eternal Soul. Di ruangan ini terdapat beberapa lukisan warna warni dengan bentuk 3 dimensi figur + abstrak yang didominasi oleh polkadot. Tak hanya itu, ada juga beberapa karya seni mirip pohon dengan motif beragam + warna warni.







Ruangan ketujuh, ruangannya agak gelap. Di ruangan ini ada 2 ruangan kecil. Yang pertama diset seperti ruang nonton, kita bisa menonton video tentang Ms. Yayoi. Yang kedua yaitu kaca besar berbentuk kotak yang bisa dibuka tutup pintunya. Di dalam kaca itu ada karya seni bernama Infinity Mirrored Room - Brilliance Of The Soul. Karya seni berupa infinity room berlatar belakang hitam dengan bola-bola lampu warna warni yang warnanya berubah terus tiap berapa menit. Nah di kotak ini pengunjung hanya dikasih waktu 1 menit buat foto & harus sabar buat antri karena kalau weekend antriannya parah banget.




Selesai lantai M, pengunjung jangan sedih, pengunjung masih bisa menikmati karya lain Ms. Yayoi, eits tapi pengunjung harus naik eskalator lagi 1 lantai. Setibanya di lantai itu, pengunjung harus belok ke kanan baru deh ketemu pintu masuk buat ke ruangan terakhir. Nama ruangannya The Obliteration Room. Sebelum masuk, staff Museum Macan memberikan stiker polkadot warna warni yang bisa ditaruh di ruangan tersebut, peletakkannya bebas dimana saja & staff Museum Macan juga membacakan tata tertibnya. Pengunjung hanya diperbolehkan masuk ke ruanagn ini selama 3 menit. Ruangan ini berisi ruangan seperti di rumah dengan perabotannya. Awalnya, backgroundnya berwarna putih, perabotan yang mengisi pun berwarna putih. Nah, tugas pengunjung di ruangan ini yaitu menempelkan stiker polkadot yang diberikan di pintu masuk ruangan. Stikernya juga bisa buat atribut foto, tapi stikernya harus habis ditempel karena nantinya di pintu keluar, stiker ini harus dikembalikan ke staff Museum Macan.






Terima kasih Museum Macan & Ms. Yayoi. Ditunggu karya seni lainnya yang lebih spektakuler lainnya.

Tips & Trik di Museum Macan :
1. Wajib beli tiket online.
Tiket on the spot hanya untuk jam-jam berikutnya & tidak perlu antri beli tiket lagi.Selalu simpan tiket karena takut ada pengecekan di dalam area pameran. Harga tiketnya dewasa Rp 100.000 / orang, anak-anak dibawah 12 tahun Rp 80.000 / orang.
2. Naik ojek / kendaraan umum saat ke Museum Macan.
Di Museum Macan ini parkiran motor & mobilnya lumayan jauh jadi lebih praktis naik ojek / kendaraan umum. Untuk kendaraan umum ada busway jurusan Lebak Bulus - Harmoni & angkot merah B17 jurusan Grogol - Pasar Inpres (kedua angkutan ini agak jalan kalau mau ke Museum Macan).
3. Diusahain kesini weekday.
Kalau bisa sih ke Museum Macannya weekday. Weekend boleh tapi pagi jam 10. Selain itu, harap banyakin stok sabar ya karena antriannya panjang banget.
4. Masuk ke area pameran sesuai waktu di tiket.
Saat memesan ada pilihan jam kunjungan, di tiketpun ada jam kunjungan kita, jadi usahakan tepat waktu karena jam kunjungan dibatasi 2 jam setelah jam kunjungan kita, lewat dari jam itu, tiket hangus.
5. Hanya kamera ponsel yang diizinkan dibawa ke area pameran.
Jadi jangan coba-coba bawa SLR / kamera besar ya. Jangan pakai flash / lampu kilat & alat bantu foto kaya tripod juga.
6. Siapkan mau foto apa & beberapa pose foto jika masuk ke ruangan kecil.
Ada 3 ruangan kecil yang hanya diperbolehkan foto beberapa menit, antriannya pun panjang, jadi harus disiapkan bener apa yang mau dilakukan di ruangan itu, apalg kalau mau foto. Banyak kejadian yang fotonya cuma dikit gara-gara ga persiapan.
7. Dilarang bawa makanan & minuman ke area pameran.
Kalau mau praktis mending ga usah bawa makanan minuman karena nantinya makanan & minuman wajib disimpan ke tempat penitipan.
8. Lebih baik bawa tas seukuran clutch.
Tas berukuran besar wajib disimpan di penitipan barang. Kalau mau praktis bawa tas seukuran clutch. Titip tas antri kalau weekend.
9. Jangan menyentuh karya seni & melewati batas tali
10. Berjalan dengan tenang, jangan berlari & atur HP ke mode senyap.










 Buat nambah semangat aku nulis blog, bisa loh share article ini di G+ atau sosmed kalian.
Yang mau komen juga boleh banget. Kritik & saran berguna banget buat lebih baik lagi.
Terima kasih sudah membaca blog ini.
Sampai jumpa di tulisan selanjutnya.
Have a amazing day & don't forget to smile !!

Love,
Mirza 


Please don't copy & paste photo without permission.
Contact me if u want my article/photo !!
Copyright of mirzapradita.com
Posting Komentar